Laporan Praktikum 1 Mikroprosesor
1. Tujuan Praktikum
Memahami pengisisan dan membaca data dalam Memori dan Register.
2. Teori Dasar
Pemrograman Mikroprosesor adalah urutan memberi perintah kepada mikroprosesor untuk melakukan transfer data (mengisi / membaca / memindahkan). Setiap sistim mikroprosesor memerlukan memori untuk menyimpan program atau data.
3. Alat dan Bahan yang diperlukan
1. Alat
Satu buah Trainer MPF1 dan Satu buah Adaptor
2. Bahan
Alamat yang akan diisi memori :
1823 s/d 1830; 1849, 1896; 180F; 1934; 197E; 19D7; 2072; 2673; 17ED; 1639
4. Langkah Kerja
- Prosedur Kerja Praktikum Pengisian dan Pembacaan Isi Memori pada Address (ADDR) berisi Data bebas :
- Masukkan semua data ke dalam alamat (sesuai pada nomor 3 dengan data bebas),
- Baca kembali isi memori yang telah diisi,
- Perhatikan isi alamat. Kemudian, baca kembali
- Prosedur Kerja Praktikum Pengisian dan Pembacaan Isi Memori pada Register (REG) berisi Data bebas :
- Masukkan semua register pada 2-80 dengan data bebas (AF BC DE HL)
- Baca kembali isi register yang telah diisi,
- Perhatikan isi register. Kemudian, bacalah dan catatlah.
Untuk melihat data yang ada pada suatu register lakukan langkah :
– Tekan tombol REG.
– Setelah tombol itu ditekan, peraga tujuh segment akan menampilkan tulisan “REG” yang menyatakan MPF-1 siap untuk menyajikan Register.
– Kemudian tekan tombol sesuai dengan nama register yang akan dilihat isinya. Setiap tombol mewakili register 16 bit.
5. Data Pengukuran
- Hasil dari Praktikum (Pengisian dan Pembacaan) Memori pada Address (ADDR) :
|
Pengisian |
Pembacaan |
||
|
ADDR |
Data |
ADDR |
ISI |
|
1823 |
1d |
1823 |
1d |
|
1824 |
1d |
1824 |
1d |
|
1825 |
19 |
1825 |
19 |
|
1826 |
1C |
1826 |
1C |
|
1827 |
3F |
1827 |
3F |
|
1828 |
76 |
1828 |
76 |
|
1829 |
8F |
1829 |
8F |
|
1830 |
BF |
1830 |
BF |
|
1849 |
9A |
1849 |
9A |
|
1896 |
7B |
1896 |
7B |
|
180F |
6E |
180F |
6E |
|
1934 |
24 |
1934 |
24 |
|
1973 |
DE |
1973 |
DE |
|
19D7 |
7b |
19D7 |
7b |
- Hasil dari Praktikum (Pengisian dan Pembacaan) pada Register (REG):
|
Pengisian |
Pembacaan |
||
|
REG |
Data |
REG |
ISI |
|
A |
45 |
AF |
45.27 |
|
F |
27 |
AF |
45.27 |
|
B |
59 |
bC |
59.19 |
|
C |
19 |
bC |
59.19 |
|
D |
92 |
dE |
92.72 |
|
E |
72 |
dE |
92.72 |
|
H |
FE |
HL |
FE.4A |
|
L |
4A |
HL |
FE.4A |
6. Analisis dan Pembahasan
- Berdasarkan tabel pada Pengisian Memori dengan alamat bisa berisi data angka ataupun huruf. Pembacaan antara data yang telah dimasukkan, akan selalu sama dengan data yang dimasukkan.
- Misalnya : kita lihat kolom 1, data yang dimasukkan pada alamat 1823 adalah 1d, maka pembacaannya pun tetap sama, yaitu 1823 = id.
- Berdasarkan tabel pada pengisian Register, harus dilakukan satu per satu, karena letaknya bersebelahan. Bisa dari yang kiri terlebih dahulu kemudian baru yang kanan, atau sebaliknya. Misalnya register AF, maka kita memasukkan datanya bisa untuk data yang A atau yang F. Datanya berisi bebas dengan dua digit saja. Boleh angka ataupun huruf.
- Jika kita salah mengetikkan huruf yang bukan register, maka hasil pembacaannya akan berbeda dengan register yang kita masukkan. Namun, apabila register yang dimasukkan sudah benar (dalam mengetiknya), maka hasil akan sama dengan masukkannya.
7. Kesimpulan
- Pada pengisian memori dengan alamat, antara alamat yang dimasukkan dengan pembacaannya hasilnya selalu sama. Baik alamat maupun data diketik sendiri sesuai dengan ketentuan.
- Pada pengisian register, kita tinggal memencet tombol register yang ada, setelah itu baru kita memasukkan data pada masing-masing bagian di register tersebut.
There are no comments yet.